CU Keling Kumang Siapkan Pendidikan Gen Z melalui TOT bagi Guru SMK KK dan Dosen ITKK

CU Keling Kumang Siapkan Pendidikan Gen Z melalui TOT bagi Guru SMK KK dan Dosen ITKK

Bagikan berita ini

Sekadau – CU Keling Kumang mengawali persiapan pelaksanaan Program Pendidikan Gen Z melalui kegiatan Training of Trainers (TOT) Pendidikan Anggota bagi guru SMK Keling Kumang (SMK KK) serta dosen dan civitas akademika Institut Teknologi Keling Kumang (ITKK).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga pendidik sebagai fasilitator internal yang akan menyampaikan pendidikan perkoperasian kepada siswa dan mahasiswa yang sekarang umumnya adalah Gen Z. Melalui pendidikan tersebut, Gen Z diharapkan semakin mengenal sejarah, nilai, jati diri, ideologi, semangat kebersamaan, dan cita-cita  Jaringan Persemakmuran Koperasi Keling Kumang (JPK-KK).

TOT bagi guru SMK KK dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 4–5 September 2026, di Aula Rumah Bersama Taman Kelampiau, Sekadau. Sementara itu, TOT bagi dosen dan civitas akademika ITKK diselenggarakan pada Minggu–Senin, 6–7 September 2026.

Peserta Training of Trainers (TOT) Pendidikan Anggota bagi dosen dan civitas akademika ITKK berfoto bersama di Rumah Bersama Taman Kelampiau, Sekadau, Minggu–Senin, 6–7 September 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh CEO CU Keling Kumang, Hilarius Gimawan. Kehadiran pimpinan dalam pembukaan kegiatan menunjukkan komitmen CU Keling Kumang terhadap penguatan pendidikan anggota sekaligus keberlanjutan regenerasi gerakan.

Dalam arahannya, Hilarius Gimawan menekankan pentingnya peran guru dan dosen sebagai fasilitator yang mampu menjembatani nilai-nilai gerakan dengan kehidupan generasi muda. Para peserta diharapkan dapat menyampaikan Pendidikan Gen Z secara menarik, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Materi TOT disampaikan oleh Munaldus, selaku penggagas, pendiri, dan penasihat JPK-KK. Peserta memperoleh penguatan pemahaman mengenai sejarah, doktrin, ideologi, nilai, dan jati diri gerakan. Pelatihan ini membekali peserta dengan metode fasilitasi dengan pendekatan pendidikan orang dewasa (andragogi).

Selain praktek fasilitasi, peserta diarahkan untuk menyusun materi pendidikan yang sesuai dengan karakteristik siswa dan mahasiswa. Pendekatan tersebut diperlukan agar pendidikan anggota tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga relevan dengan kehidupan dan tantangan yang dihadapi para Generasi Z.

Sebagai bagian dari pelatihan, peserta menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan menjadi pedoman dalam melaksanakan Pendidikan Gen Z di lingkungan SMK KK dan ITKK. RTL tersebut diharapkan dapat memastikan kegiatan pendidikan berjalan secara terarah, konsisten, dan berkelanjutan.

Program Pendidikan Gen Z merupakan bagian dari upaya regenerasi JPK-KK. Melalui program ini, generasi muda tidak hanya diperkenalkan pada koperasi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga diajak memahami koperasi sebagai gerakan yang dibangun berdasarkan nilai kebersamaan, solidaritas, kemandirian, dan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Keterlibatan guru SMK KK serta dosen dan civitas akademika ITKK memperlihatkan pentingnya peran lembaga pendidikan dalam menyiapkan generasi penerus gerakan. Para pendidik diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki, kepedulian sosial, dan semangat berkoperasi di kalangan siswa dan mahasiswa.

Kegiatan dimotori oleh Hermanus TR, selaku Kepala Departemen MPR-MED (Marketing, Public Relations, and Member Education) CU Keling Kumang dan diharapkan dapat menghasilkan fasilitator internal yang kompeten dan memiliki kesamaan pemahaman mengenai arah gerakan. Dengan tersedianya fasilitator internal tersebut, Pendidikan Gen Z dapat dilaksanakan secara sistematis, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi keberlanjutan JPK-KK.

Melalui pelaksanaan Pendidikan Gen Z secara konsisten, CU Keling Kumang berharap nilai, jati diri, dan semangat berkoperasi dapat terus tumbuh di kalangan siswa dan mahasiswa.

Penulis,
Hermanus TR
Head of MPR-MED

[mwai_chatbot id="default"]